Tips Merawat Alat Teknik Agar Tidak Berkarat
Daftar Isi
Alat teknik merupakan aset penting untuk kebutuhan bengkel, kontraktor hingga pengguna rumahan. Alat teknik yang berkarat seringkali membuat pekerjaan menjadi kurang optimal, seperti menurunkan akurasi, mempercepat keausan, bahkan membahayakan pengguna saat digunakan.
Dengan metode perawatan yang tepat, alat teknik bisa awet dan berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.
Mengapa Alat Teknik Mudah Berkarat?
Hampir seluruh alat teknik terbuat dari logam yang rentan terhadap kelembapan. Lingkungan kerja yang lembab, debu, sisa air, atau cairan kerja yang menempel setelah pemakaian sering menjadi pemicu utama karat.
Oksidasi akan muncul secara perlahan dan merusak permukaan alat jika anda tidak melakukan perawatan secara rutin.
Selama reaksi oksidasi antara logam, oksigen, dan air, karat akan selalu muncul pada alat teknik anda. Jadi, perawatan yang dilakukan adalah memutus salah satu faktor penyebab tersebut secara berkala.
Baca juga : 5 Keunggulan Mesin Las Inverter Dibanding Las Trafo
Cara Merawat Alat Teknik agar Tidak Berkarat
Bersihkan Setelah Digunakan
Langkah pertama dalam merawat alat teknik agar tidak berkarat adalah selalu membersihkan alat setelah digunakan. Sisa air, debu logam, serbuk kayu, atau cairan kimia mempercepat oksidasi sehingga akan meningkatkan resiko alat teknik cepat berkarat.
Secara teknis, membersihkan alat setelah dipakai dapat menghilangkan media reaksi karat sebelum oksidasi dimulai.
Gunakan lap kering atau kuas untuk menghilangkan debu, serpihan logam, dan sisa material. Pada alat yang terkontaminasi cairan kimia dan oli, gunakan pembersih khusus agar tidak merusak lapisan logam.
Keringkan Alat Sebelum Disimpan
Jangan langsung menyimpan alat jika masih lembab secara mikro. Air bisa tersisa di ulir, celah, atau bagian dalam mekanisme.
Setelah dibersihkan, diamkan alat 5 hingga 10 menit di udara terbuka. Untuk alat presisi, gunakan lap microfiber agar tidak meninggalkan serat. Terakhir, jangan simpan alat setelah dicuci tanpa proses pengeringan.
Gunakan Pelumas
Pelumas bukan cuma untuk melancarkan gerak, namun membentuk lapisan penghalang antara logam dan udara. Inilah fungsi anti-karat yang sering disalahartikan.
Jadi, pelumas yang berbeda memiliki fungsi berbeda, Oli ringan berfungsi untuk perlindungan harian alat tangan. Grease berfungsi perlindungan jangka panjang dan beban berat. Spray anti karat digunakan untuk penyimpanan.
Simpan di Tempat yang Tepat
Kelembapan udara di atas 60% sudah cukup untuk memicu karat pada alat teknik, bahkan tanpa harus terkena air langsung.
Simpan alat teknik di toolbox atau lemari tertutup yang kering. Untuk area kelembapan tinggi, anda dapat menambahkan silica gel atau penyerap lembab untuk membantu kondisi alat tetap terjaga.
Perawatan Berdasarkan Jenis Alat
Dalam merawat alat teknik, tidak semua alat diperlakukan sama. Alat tangan baja karbon seperti kunci, obeng, atau tang membutuhkan pelumasan rutin secara berkala.
Untuk alat listrik seperti bor, gerinda, dan cut off, pastikan ventilasi bersih dari debu dan alat benar-benar kering sebelum disimpan.
Untuk alat presisi atau mekanis seperti ragum dan ratchet, lakukan pelumasan rutin agar tidak macet dan berkarat dari bagian dalam.
Baca juga : Teknik Bor Tembok Tanpa Merusak Keramik
Hindari Kesalahan yang Mempercepat Karat
Tips terakhir dalam merawat alat teknik adalah menghindari kesalahan yang mempercepat karat. Beberapa kebiasaan justru mempercepat terjadinya kerusakan.
Kebiasaan seperti menyimpan alat dalam kondisi basah, menumpuk alat tanpa dibersihkan, atau menggunakan pelumas yang tidak sesuai dapat mempercepat kerusakan serta terbentuknya karat.