Cara Mengganti Batu Gerinda Duduk yang Benar
Daftar Isi
Gerinda duduk adalah salah satu mesin bengkel yang sering dipakai untuk mengasah, merapikan, atau membentuk logam. Akan tetapi, dibalik fungsinya yang sederhana, resiko kecelakaan dari batu gerinda yang terpasang tidak benar sangat tinggi.
Batu yang retak atau salah pemasangan bisa pecah saat berputar dan membahayakan operator. Cara mengganti batu gerinda duduk yang benar adalah hal yang penting untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan tersebut.
Persiapan Sebelum Mengganti Batu Gerinda Duduk
Pastikan gerinda benar-benar tercabut sebelum mulai bekerja. Gunakan alat pelindung seperti kacamata pelindung dan sarung tangan untuk menghindari serpihan dan cedera tangan.
Sebelum dipasang, anda perlu memeriksa kondisi batu gerindanya. Lakukan ring test dengan mengetuk batu menggunakan benda non-logam. Batu yang baik akan menghasilkan suara nyaring, sedangkan batu retak terdengar tumpul. Selain itu, pastikan diameter dan batas RPM batu gerinda sesuai dengan spesifikasi mesin gerinda duduk anda.
Langkah-Langkah Mengganti Batu Gerinda Duduk
Pertama, anda harus melepas batu lama. Untuk melepas batu lama gunakan kunci bawaan mesin dan perhatikan arah ulir mur pengunci. Jangan menahan batu dengan tangan kosong saat membuka mur karena beresiko tergelincir. Setelah batu lama dilepas, bersihkan flange dari debu atau sisa serpihan.
Saat memasang batu gerinda baru, pastikan posisi flange tidak terbalik dan batu duduk rata di poros. Mur pengunci cukup dikencangkan secukupnya. Jika terlalu kencang, akan meningkatkan batu pecah saat mesin dinyalakan. Jadi pastikan batu terpasang lurus dan tidak oleng.
Uji Coba Setelah Penggantian
Setelah pemasangan selesai dilakukan, nyalakan gerinda tanpa beban selama 1-2 menit. Berdirilah sedikit menyamping, bukan tepat di depan batu sebagai antisipasi jika terjadi masalah. Atur jarak tool rerst dan pelindung batu agar sesuai standar keselamatan kerja.