Teknik Bor Tembok Tanpa Merusak Keramik

Teknik Bor Tembok Tanpa Merusak Keramik

Mengebor tembok yang dilapisi keramik sering menjadi tantangan. kesalahan kecil seperti memberi tekanan berlebih atau menggunakan mata bor yang salah bisa menyebabkan kerusakan pada keramik. Dengan teknik yang benar, bor tembok dapat dilakukan dengan aman tanpa merusak permukaan keramik.

Kenapa Keramik Mudah Rusak Saat Dibor?

Keramik mempunyai karakter rapuh secara struktur. Material ini tidak lentur seperti tembok plester atau bata. Saat menerima getaran atau tekanan, keramik cenderung rusak. Kesalahan yang sering terjadi adalah langsung menggunakan impact atau kecepatan tinggi sejak awal pengeboran.

Teknik Bor Tembok Keramik

Nonaktifkan Mode Hammer

Mode hammer bekerja dengan cara memukul maju-mundur sambil berputar, yang akan memecah material beton. Pada keramik, getaran mikro dari hammer akan menciptakan hairline crack yang sering tidak langsung terlihat, namun akan menjalar dan menyebabkan keramik pecah.

Oleh karena itu, pengeboran keramik selalu dimulai dengan mode putar biasa. Hammer baru boleh dipakai setelah keramik tembus dan mata bor sudah masuk ke tembok bata atau beton.

Gunakan Mata Bor Keramik

Mata bor keramik memiliki ujung runcing seperti tombak. Fungsinya bukan menghantam, melainkan mengikis lapisan glasir keramik secara perlahan. Mata bor beton memiliki ujung pipih dan agresif, jika dipakai di awal, tekanan akan terpusat pada satu titik dan menimbulkan keretakan.

Secara teknis, mata bor keramik menciptakan lubang awal yang stabil, sehingga transisi ke mata bor beton menjadi aman.

Kecepatan Rendah

Kesalahan pemula yang paling sering terjadi adalah menekan bor terlalu keras agar cepat tembus. Pada keramik, tekanan berlebih menyebabkan panas tinggi dan tegangan internal. Yang benar adalah:

  • Putaran pelan dan stabil
  • Tekanan cukup untuk menjaga mata bor tetap menggigit

Biarkan mata bor “memakan” keramik sedikit demi sedikit. Jika bor tembok terasa panas, hentikan sejenak.

Lakukan Pendinginan untuk Mencegah Retak

Keramik sangat sensitif terhadap perubahan susu. Tetesan air berfungsi sebagai pendingin dan pelumas, menjaga suhu mata bor dan permukaan keramik tetap stabil. Ini mengurangi resiko retak karena suhu panas.

Baca juga artikel seputar pengeboran lainnya, seperti cara kerja mesin bor duduk untuk presisi industri

Transisi yang Benar Setelah Keramik Tembus

Begitu keramik tembus:

  1. Hentikan bor
  2. Ganti mata bor beton
  3. Aktifkan hammer bila perlu

Jika mode hammer diaktifkan setelah menembus keramik, pengeboran tembok jadi lebih efisien, tapi dika diaktifkan sejak awal, keramik akan mengalami kerusakan seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Jadi, Keramik harus diperlakukan sebagai material rapuh dan mudah rusak. Ketika sudah memahami tekniknya, anda dapat meminimalisir resiko kerusakan.