Cara Menggunakan Bor Magnet untuk Konstruksi Baja
Daftar Isi
Dalam proyek konstruksi baja, pengeboran lubang perlu dilakukan dengan presisi tinggi, stabil dan aman. Penggunaan bor tangan biasa sering menimbulkan masalah seperti lubang miring, getaran berlebih, hingga resiko kecelakaan kerja. Disinilah bor magnet menjadi solusi terbaik karena mampu menempel pada permukaan baja dan menghasilkan lubang yang presisi.
Bor magnet dirancang khusus untuk pekerjaan konstruksi baja karena mampu menghasilkan lubang presisi tinggi pada material tebal tanpa resiko adanya pergeseran. Keunggulan ini hanya didapat jika pemakaiannya benar secara teknik dan prosedural.
Artikel ini akan membahas cara menggunakan bor magnet untuk konstruksi baja agar pengerjaan konstruksi anda dapat berjalan dengan baik.
Bor magnet bekerja secara optimal pada material feromagnetik seperti baja karbon atau baja struktural. Permukaan harus rata, bersih, dan mempunyai ketebalan cukup agar gaya magnet dapat menempel maksimal. Karat berat, lapisan cat tebal, atau permukaan melengkung dapat menurunkan daya cengkeram magnet dan meningkatkan resiko mesin bergeser saat pengeboran.
Pada konstruksi baja seperti H-beam dan plat tebal, area titik bor sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dengan gerinda ringan atau sikat kawat.
2. Penentuan Posisi dan Penguncian Mesin
Posisikan bor magnet tepat di titik pengeboran dengan sumbu mata bor tegak lurus terhadap permukaan baja. Sebelum menyalakan bor, pastikan magnet sudah diaktifkan. Karena jika Magnet belum aktif, getaran awal akan menyebabkan pergeseran posisi dan lubang menjadi tidak presisi.
Jika anda berada dalam pekerjaan vertikal atau overhead, anda wajib menggunakan safety chain atau safety belt sebagai perlindungan tambahan jika terjadi kegagalan daya listrik.
3. Proses Pengeboran yang Benar
nyalakan motor bor setelah magnet aktif dan posisi stabil, kemudian lakukan pengeboran secara perlahan. Tekanan dilakukan secara konstan dan terkontrol. Karena jika menekan terlalu keras akan mempercepat keausan mata bor dan meningkatkan panas berlebih.
Setelah magnet aktif dan posisi stabil, nyalakan motor bor dan mulai pengeboran secara perlahan. Tekanan harus konstan dan terkontrol. Menekan terlalu keras tidak mempercepat pekerjaan, justru mempercepat keausan mata bor dan meningkatkan panas berlebih.
Gunakan coolant atau cutting oil selama pengeboran. Fungsinya bukan hanya mendinginkan, tetapi juga membantu pembuangan serpihan logam agar mata bor tidak macet dan lubang tetap bersih.
4. Akhiri Pengeboran dengan Aman
Setelah lubang tembus, matikan motor terlebih dahulu, lalu lepaskan magnet. Kesalahan umum adalah melepas magnet saat mata bor masih berputar, yang beresiko merusak permukaan baja dan membahayakan operator.
Baca juga artikel kami tentang teknik bor tembok tampa merusak keramik
5. Hal yang Perlu Dihindari
Mengebor pada material terlalu tipis, tidak menggunakan pendingin, serta mengandalkan tekanan tangga berlebihan adalah kesalahan yang perlu dihindari saat melakukan pengeboran konstruksi.
Semua kesalahan tersebut akan mengakibatkan berkurangnya presisi dan umur alat.