Tips Memilih Mesin Las Inverter untuk Pemula
Daftar Isi
Membeli mesin las Inverter sering terasa sulit karena banyaknya pilihan ampere, fitur, dan klaim yang bilang bahwa mesin inverter tersebut cocok untuk semua pekerjaan. Padahal kesalahan memilih las sejak awal membuat proses belajar menjadi sulit, hasil las jelek, bahkan mesin cepat rusak.
Agar masalah tersebut tidak terjadi, anda perlu mempelajari faktor teknis daripada hanya sekedar mengikuti brand yang populer.
1. Tentukan Kebutuhan Daya dan Ampere
Tips memilih mesin las inverter yang pertama adalah kapasitas ampere. Banyak pemula yang mengira semakin besar ampere, semakin bagus mesin lasnya.
Untuk belajar dan pekerjaan ringan hingga menengah, mesin las inverter 120-160 ampere sudah sangat cukup. Ampere yang terlalu besar justru sulit dikontrol dan tidak selalu dibutuhkan jika hanya dipakai untuk pekerjaan bengkel atau DIY
2. Perhatikan Stabilitas Arus
Pemula sangat bergantung pada kestabilan arus. Mesin las inverter yang arusnya naik turun akan membuat elektroda mudah lengket dan hasil las tidak menyatu sempurna.
Pilih mesin yang dikenal mempunyai output arus stabil, terutama saat dipakai pada listrik rumah tangga.
3. Perhatikan Duty Cycle Mesin
Salah satu Fitur yang yang penting namun seringkali diabaikan adalah duty cycle. Mesin dengan duty cycle rendah akan cepat panas dan mati.
Agar proses latihan tidak terhenti dan mesin lebih awet, disarankan persentase duty cycle adalah 60%.
Untuk Pemula, duty cycle minimal 60% sangat disarankan agar proses latihan tidak sering terhenti dan mesin lebih awet.
4. Pilih Fitur yang Membantu Pemula
Tips memilih mesin las inverter selanjutnya adalah pemilihan fitur. Fitur seperti anti sticking, hot start, dan thermal protection adalah fitur yang sangat membantu pemula.
Anti sticking mencegah kawat las lengket, hot start membantu nyawa awal busur, dan thermal protection melindungi mesin dari overheat. Fitur-fitur tersebut secara langsung memudahkan proses belajar las.
Baca juga artikel kami tentang Keunggulan Mesin Las Inverter Dibanding Las Trafo
5. Jenis Elektroda dan Material
Pastikan mesin las inverter mendukung elektroda yang umum digunakan, seperti E6013 dan E7018 untuk pengelasan MMA.
Jika Anda berencana mengelas berbagai material, pilih mesin yang arusnya stabil dan kompatibel dengan beberapa ukuran kawat las.
6. Utamakan Garansi dan Layanan Servis
Tips memilih mesin las inverter yang terakhir adalah utamakan garansi. Untuk Pemula, resiko salah setting cukup besar. Mesin dengan garansi resmi dan service center jelas jauh lebih aman sebagai investasi, terutama jika digunakan untuk usaha bengkel kecil atau proyek jangka panjang.