Jenis Mata Gerinda dan fungsinya

Jenis Mata Gerinda dan fungsinya

Dalam pengoperasiannya, mesin gerinda menggunakan mata gerinda dan batu gerinda, dimana mata potongnya berjumlah banyak dan digunakan untuk kemampuan dalam penggunaan untuk mengasah maupun sebagai alat potong benda kerja. 

Pada artikel ini, kita akan membahas jenis jenis mata gerinda beserta fungsinya, sehingga anda dapat menentukan jenis mata gerinda yang tepat untuk pekerjaan anda. Jika Anda ingin tahu gerinda secara umum, Anda dapat membaca artikel kami tentang apa itu gerinda terlebih dahulu.

Mata Gerinda Potong (Cutting Wheel)

Mata gerinda potong adalah jenis mata gerinda yang paling umum digunakan.

Fungsi utama:

  • Memotong besi
  • Memotong stainless
  • Memotong pipa
  • Memotong plat logam

Ciri khas:

  • Tipis, biasanya 1-3 mm
  • Tidak untuk mengikis
  • Dirancang untuk tekanan radial, bukan lateral

Banyak pengguna memakai cutting wheel untuk menghaluskan. Ini berbahaya karena cakram tipis mudah pecah jika ditekan dari samping. Mata gerinda potong biasanya digunakan untuk pemotongan lurus, cepat, dan presisi.

Mata Gerinda Asah / Grinding Wheel

Jenis ini dibuat khusus untuk mengikis material.

Fungsi utama:

  • Meratakan las
  • Mengikis logam
  • Membersihkan karat tebal
  • Membentuk permukaan logam

Ciri khas:

  • Tebal (biasanya 4 – 8 mm)
  • Lebih kuat dari cutting wheel
  • Dirancang untuk tekanan samping

Keunggulan:

  • Lebih awet
  • Tidak mudah pecah
  • Cocok untuk pekerjaan berat

Grinding wheel digunakan ketika pekerjaan mengikis material, bukan untuk memotongnya. 

Mata Gerinda Flap Disc

Mata gerinda Flap Disc adalah jenis gerinda modern yang semakin populer belakangan ini.

Fungsi utama:

  • Finishing permukaan logam
  • Menghaluskan bekas las
  • Membersihkan permukaan tanpa merusak bentuk

Ciri khas:

  • Tersusun dari lapisan amplas
  • Lebih halus dari grinding wheel
  • Bisa untuk finishing sekaligus grinding ringan

Keunggulan:

  • Hasil lebih rapi
  • Getaran lebih rendah
  • Tidak meninggalkan goresan kasar

Mata gerinda Flap Disc digunakan jika pekerjaan membutuhkan hasil halus tanpa perlu tahap finishing tambahan.

Mata Gerinda Amplas / Sanding Disc

Mata gerinda amplas digunakan untuk pekerjaan finishing ringan.

Fungsi utama:

  • Menghaluskan permukaan
  • Membersihkan cat
  • Finishing kayu atau logam tipis

Ciri khas:

  • Menggunakan kertas amplas
  • Dipasang dengan backing pad
  • Tersedia berbagai grit

Mata gerinda amplas digunakan untuk pekerjaan ringan yang membutuhkan hasil halus.

Mata Gerinda Batu (Stone Wheel)

Mata gerinda batu dirancang untuk material non-logam.

Fungsi utama:

  • Mengikis beton
  • Menghaluskan batu
  • Membentuk keramik
  • Mengikis semen

Ciri khas:

  • Lebih keras dari wheel logam
  • Tahan terhadap material abrasif

Menggunakan mata logam untuk beton. Ini membuat cakram cepat habis dan berbahaya. Mata gerinda batu digunakan saat bekerja dengan material bangunan.

Mata Gerinda Diamond Wheel

Ini adalah jenis premium untuk material sangat keras.

Fungsi utama:

  • Memotong keramik
  • Memotong granit
  • Memotong beton bertulang
  • Memotong marmer

Ciri khas:

  • Mengandung lapisan diamond sintetis
  • Sangat tahan lama
  • Potongan sangat presisi

Kekurangan:

  • Harga jauh lebih mahal
  • Tidak diperlukan untuk pekerjaan ringan

Mata Gerinda Diamond Wheel digunakan untuk pekerjaan konstruksi atau material keras yang membutuhkan presisi tinggi.

Cara Memilih Jenis Mata Gerinda yang Tepat

Berikut ini panduan tentang cara memilih jenis mata gerinda:

1. Tentukan material yang dikerjakan

  • Besi → cutting atau grinding wheel
  • Stainless cutting wheel khusus stainless
  • Beton → stone wheel / diamond wheel
  • Kayu → sanding disc

2. Tentukan tujuan kerja

  • Memotong → cutting wheel
  • Mengikis → grinding wheel
  • Finishingflap disc atau sanding disc

3. Perhatikan ketebalan cakram

  • Tipis = potong cepat
  • Tebal = tahan tekanan

4. Pilih grit sesuai kebutuhan

  • Grit kasar → cepat mengikis
  • Grit halus → hasil rapi

5. Cek kecepatan maksimum (RPM)

Harus sesuai dengan mesin gerinda. RPM terlalu rendah membuat cakram cepat rusak, terlalu tinggi berbahaya.

Baca juga : Cara Mengganti Batu Gerinda Duduk yang Benar

FAQ

Apakah mata potong bisa dipakai untuk mengikis?

Tidak disarankan karena berisiko pecah dan membahayakan operator.

Apakah flap disc bisa menggantikan grinding wheel?

Untuk pekerjaan ringan bisa, tapi untuk pengikisan berat tetap gunakan grinding wheel.

Mana lebih awet, grinding wheel atau flap disc?

Grinding wheel lebih tahan lama untuk pekerjaan berat, flap disc lebih fokus pada hasil halus.

Apakah semua mata gerinda cocok untuk semua mesin?

Tidak. Periksa ukuran arbor, diameter cakram, dan RPM maksimum.