Fungsi Obeng Plus dan Minus Beserta Standar Ukurannya

Fungsi Obeng Plus dan Minus Beserta Standar Ukurannya

Sekrup dol, kepala pengencang yang sompal, hingga tangan terluka akibat mata obeng meleset adalah keluhan yang sering dihadapi teknisi lapangan. Masalah ini kerap bersumber dari pemilihan mata perkakas yang asal muat pada alur kepala baut. Padahal, fungsi obeng plus dan minus memiliki perbedaan mekanis mendasar dalam mentransfer gaya putar ke media kayu, plastik, maupun rangka logam. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kategori macam macam hand tools, mengenali tipe batang penggerak dan standar penomoran mata obeng memastikan seluruh sambungan terpasang kencang tanpa merusak alur drat.

Karakteristik Mekanis dan Fungsi Obeng Plus dan Minus

Kedua obeng ini dirancang untuk alur fastener yang berbeda dan melengkapi pembahasan mengenai jenis jenis obeng:

  • Obeng plus (Phillips screwdriver): Memiliki ujung berbentuk silang bersudut runcing. Karakter ini memusatkan mata perkakas tepat di titik tengah alur sekrup secara otomatis (self-centering). Obeng ini menjadi standar utama dalam perakitan bodi otomotif, kabinet furnitur, dan peralatan rumah tangga agar sekrup tidak miring saat dikencangkan.
  • Obeng minus (flathead screwdriver): Memiliki bilah pipih lurus horizontal untuk memutar sekrup berkepala celah tunggal. Obeng minus memberi kemudahan masuk pada celah yang tertutup cat tebal, serta jamak digunakan dalam pemasangan klem terminal kabel sakelar listrik.
  • Konstruksi batang poros: Obeng tipe biasa (non-tembus) menanam batang baja di dalam handel plastik untuk pekerjaan ringan. Sebaliknya, obeng tipe tembus (through-type) memiliki poros baja tembus ke pangkal gagang sehingga aman diketok palu untuk membuka sekrup karatan.
  • Pengujian kelistrikan: Saat bekerja di dekat stopkontak, Anda dapat memanfaatkan obeng khusus dengan indikator arus. Pelajari langkah keamanannya pada panduan cara menggunakan tespen.

Tabel Standar Ukuran dan Penerapan Fungsi Obeng Plus dan Minus

Memilih ukuran mata obeng yang presisi sesuai standar industri mencegah kerusakan celah sekrup, sebagaimana terangkum pada tabel berikut:

Jenis ObengKode Ukuran / DimensiProfil Kepala SekrupRekomendasi Bidang Pekerjaan
Obeng Plus PH 0Diameter mata 1,6 – 2,0 mmSekrup mikro sangat kecilKacamata, jam tangan, & papan sirkuit PCB
Obeng Plus PH 1Diameter mata 2,0 – 2,9 mmSekrup kecil perangkat ringanPonsel pintar, laptop, & perangkat audio
Obeng Plus PH 2Diameter mata 3,0 – 5,0 mmKepala silang ukuran standarEngsel lemari, bodi sepeda motor, sakelar
Obeng Plus PH 3Diameter mata 5,5 – 7,0 mmSekrup silang besar bertenagaKaki-kaki kendaraan & mesin pabrik
Obeng Minus KecilBilah lebar 4,5 mm x 50 mmCelah pipih sempitJam saku & komponen instrumen presisi
Obeng Minus SedangBilah lebar 6,0 mm x 100 mmAlur baut lurus umumTerminal kabel MCB & sakelar dinding
Obeng Minus BesarBilah lebar 8,0–10 mm x 300 mmCelah baut lebar pada rangkaKonstruksi baja & alat berat

Saat mengencangkan sekrup, terapkan formula tekanan 70% menekan ke bawah dan 30% memutar gagang. Gaya tekan searah poros ini menjaga bilah tetap menancap sempurna di dasar alur sekrup, menghindarkan mata obeng tergelincir bebas yang dapat melukai permukaan benda kerja.